Latest Post
Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosial. Tampilkan semua postingan
09.29
BOGOR.
Pagi Minggu, 25 Mei 2014 masyarakat berbondong-bondong mendatangi Rumah
Tahfidz Al-Kautsar Cibinong Bogor. Tampak dari raut muka mereka yang
kebanyakan sudah sepuh atau lanjut usia. Tidak sedikit juga dari mereka
yang kelihatan segar bugar. Apa gerangan yang terjadi? Mau ikutan
belajar tahfidz jugakah mereka ini?
“Kami mau ikut pengobatan gratis Thibbun Nabawi yang digelar oleh Pondok Tahfidz Al-Kautsar,” kata Ibu Aisyah, salah seorang dari meraka yang dituakan. “Kami tidak sanggup berobat ke rumah sakit karena tidak punya biaya, untuk makan sehari-hari saja kami kesusahan,” lanjutnya.
Ahad itu, Baitul Maal Hidayatullah cabang Bogor bekerjasama dengan Pondok Tahfidz Al-Kautar memang mengadakan pengobatan gratis. Kegiatan yang digelar di Pondok Tahfidz Al-Kautsar Kp. Curug RT 02 RW 04 Kelurahan Pakansari Cibinong ini berjalan khidmat. Tidak kurang dari 150 warga yang terlayani pengobatan gratis ini. Dalam kegiatan ini pula turut hadir Ustadz Irwansyah dan Bapak Adang dari ABI (Asosiasi Bekam Indonesia), Ibu Farah dari Klinik Healing Centre, Ibu Dini dan Ibu Inang dari Kafa Centre Bogor, Bapak Baidha’i dan Bapak Muhlis perwakilan dari BMH Bogor yang turut mensupport acara ini.
Pada kesempatan lain, Ustadz Munawwir Baddu, M.Hi selaku penanggung jawab kegiatan ini mengatakan, “Program ini memang kami lakukan, selain untuk mengenalkan lembaga pendidikan yang sudah terlaksana disini, yaitu membuka lembaga pendidikan setingkat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), SMP, Tahfidzul Qur’an dan Rumah Sehat (Pengobatan Islami). Kita juga mau membantu pengobatan masyarakat sekitar dengan cara pengobatan ala Rasulullah. Sehingga tabungan mereka yang sedianya untuk berobat, bisa digunakan untuk yang lain,” kata ustadz yang juga sebagai pimpinan Al-Kautsar tersebut.**(bmhbogor)
Pengobatan Gratis Thibbun Nabawi Layani 150 Warga Pakansari
Written By BMH Situbondo on Rabu, 04 Juni 2014 | 09.29
“Kami mau ikut pengobatan gratis Thibbun Nabawi yang digelar oleh Pondok Tahfidz Al-Kautsar,” kata Ibu Aisyah, salah seorang dari meraka yang dituakan. “Kami tidak sanggup berobat ke rumah sakit karena tidak punya biaya, untuk makan sehari-hari saja kami kesusahan,” lanjutnya.
Ahad itu, Baitul Maal Hidayatullah cabang Bogor bekerjasama dengan Pondok Tahfidz Al-Kautar memang mengadakan pengobatan gratis. Kegiatan yang digelar di Pondok Tahfidz Al-Kautsar Kp. Curug RT 02 RW 04 Kelurahan Pakansari Cibinong ini berjalan khidmat. Tidak kurang dari 150 warga yang terlayani pengobatan gratis ini. Dalam kegiatan ini pula turut hadir Ustadz Irwansyah dan Bapak Adang dari ABI (Asosiasi Bekam Indonesia), Ibu Farah dari Klinik Healing Centre, Ibu Dini dan Ibu Inang dari Kafa Centre Bogor, Bapak Baidha’i dan Bapak Muhlis perwakilan dari BMH Bogor yang turut mensupport acara ini.
Pada kesempatan lain, Ustadz Munawwir Baddu, M.Hi selaku penanggung jawab kegiatan ini mengatakan, “Program ini memang kami lakukan, selain untuk mengenalkan lembaga pendidikan yang sudah terlaksana disini, yaitu membuka lembaga pendidikan setingkat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), SMP, Tahfidzul Qur’an dan Rumah Sehat (Pengobatan Islami). Kita juga mau membantu pengobatan masyarakat sekitar dengan cara pengobatan ala Rasulullah. Sehingga tabungan mereka yang sedianya untuk berobat, bisa digunakan untuk yang lain,” kata ustadz yang juga sebagai pimpinan Al-Kautsar tersebut.**(bmhbogor)
Label:
sosial
20.27
PROBOLINGGO. Baitul Maal Hidayatullah cabang Probolinggo pada hari Ahad 11 Mei 2014 menggelar aksi bagi-bagi sembako gratis untuk lansia dan janda. Sebanyak 50 paket sembako gratis tuntas dibagikan.
Sembako Gratis untuk Lansia
Written By BMH Situbondo on Kamis, 22 Mei 2014 | 20.27
Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan acara Pemkot Probolinggo yaitu MPS2 (Morning on Panglima Sudirman Street).
Pada perhelatan itu, BMH juga mengambil kesempatan untuk menyosialisasikan program-program yang digulirkan, salah satunya program sosial, diantaranya berbentuk bagi-bagi sembako gratis untuk lansia dan janda. Program ini rutin dilakukan tiga bulan sekali.
Kepala Cabang BMH Probolinggo Agus Heri menuturkan harapannya, agar program ini berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi seluruh ummat. “Tak lupa, terima kasih kami ucapkan kepada para donatur yang telah ikut berpartisipasi dalam program kami, semoga Allah membalas kebaikannya,” tambah Agus.**
Label:
sosial
16.28
CIREBON. Bila ada orang yang bertanya, perempuan mana yang sanggup menjadi janda dengan anak yang banyak dalam kondisi yang sakit parah. Mungkin banyak dari kita tidak akan menginginkan hal tersebut.
Saniyah Berharap Sembuh dari Tumor Ganas
Written By BMH Situbondo on Minggu, 13 April 2014 | 16.28
Empat tahun lalu, kondisi ibu tiga anak ini mungkin sama dengan kondisi ibu-ibu rumah tangga lainnya. Keadaan berbalik seratus delapan puluh derajat sejak tiga tahun lalu, sempat mengalami syok dan trauma, saat seorang dokter menyodorkan surat persetujuan operasi untuk amputasi pinggulnya. Sontak janda tiga anak ini menolaknya, dengan alasan tidak mau kehilangan bagian dari tubuhnya.
Siapa yang tidak iba melihatnya, tiga anak yang masih kecil-kecil sangat memerlukan kasih dan belaian sayangnya, anak-anaknya masih membutuhkan makan tiap harinya, tidak ada siapapun, suaminya telah tiada, hanya anak-anaknyalah yang menjadi penyemangat dalam hidupnya.
Penyakit tumor ganas seakan telah membuat Saniyah menjadi orang yang lemah tak berdaya. Tiap harinya hanya mengandalkan bantuan para tetangga yang tinggal di sekitar rumahnya Jl. Cideng Indah Gg Assura RT 07/02 Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedaung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Walau hanya tinggal dirumah sederhana, pinjaman dari sebuah yayasan didekat rumahnya. Ibu Saniyah masih sangat bersyukur atas apa yang menimpanya saat ini. “Alhamdulillah Pak, saya bersyukur pada Allah karena saya masih diberi kesempatan hidup hingga saat ini. Masih bisa melihat anak-anak saya walau terkadang saya harus menangis sendiri karena kasihan pada anak-anak. Mudah-mudahan Allah lekas memberikan kesembuhan pada saya agar saya bisa bekerja lagi untuk anak-anak,” tutur Saniyah lirih.
“Semoga bantuan dari BMH ini dapat mempercepat kesembuhan saya Pak, saya tidak bisa ngomong apa-apa lagi sama teman-teman BMH selain terimakasih dan terimakasih. Semoga Allah membalas semuanya,” kata Saniyah pada petugas BMH yang menyambangi rumahnya.
“Mari kita bantu Ibu Saniyah, agar dia dapat merasakan kebahagiaan seperti yang kita rasakan,” ujar Ismail saat memberikan bantuan kesehatan di kediaman Saniyah Rabu (02/04) yang lalu.
Jika berminat untuk membantu, bantuan Anda dapat disalurkan langsung pada Ibu Saniyah dengan alamat tersebut, atau dapat menghubungi BMH Cirebon di 0231-3778420 (CP Ismail) dengan Rekening Donasi BSM 7043760992 a/n Yayasan Baitul Maal Hidayatullah. **(Tsauri)
Label:
sosial
23.24
BMH gelar Khitanan Massal se-NTB
Written By BMH Situbondo on Selasa, 08 April 2014 | 23.24
Bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, BMH melaksanakan Khitanan Massal bersama 500 Anak Yatim & Dhuafa se-NTB. Acara ini berlangsung mulai tanggal 14 Januari sampai 12 Februari 2014.
Khitanan massal dimulai dari Desa Labulia, Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, dilanjutkan Desa Genggelang, Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Desa Gerung Lombok Barat dan insya Allah pelaksanaan terakhir di Kabupaten Bima.
“Khitanan massal ini diperuntukkan bagi anak yatim dan dhuafa yang ada di seluruh provinsi NTB, semoga kegiatan ini bisa membantu mengurangi beban para orang tua dhuafa,” ujar Abdul Kholiq selaku ketua panitia khitanan masal.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu saudara-saudara kami mengurangi beban biaya khitanan, apalagi di saat seperti ini untuk makan sehari-hari saja susah apa lagi bayar biaya khitan,” kata amaq Abdullah, perwakilan para orang tua penerima manfaat.
Kegiatan ini didukung oleh UD. Cahaya Mas, Apotek Nia, Klinik Mata Lombok, Nane Two Nine Dental Care, RS. Biomedika, Jafana Property dan para donatur BMH Cabang Mataram.** (bmh-mataram)
Khitanan massal dimulai dari Desa Labulia, Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, dilanjutkan Desa Genggelang, Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Desa Gerung Lombok Barat dan insya Allah pelaksanaan terakhir di Kabupaten Bima.
“Khitanan massal ini diperuntukkan bagi anak yatim dan dhuafa yang ada di seluruh provinsi NTB, semoga kegiatan ini bisa membantu mengurangi beban para orang tua dhuafa,” ujar Abdul Kholiq selaku ketua panitia khitanan masal.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu saudara-saudara kami mengurangi beban biaya khitanan, apalagi di saat seperti ini untuk makan sehari-hari saja susah apa lagi bayar biaya khitan,” kata amaq Abdullah, perwakilan para orang tua penerima manfaat.
Kegiatan ini didukung oleh UD. Cahaya Mas, Apotek Nia, Klinik Mata Lombok, Nane Two Nine Dental Care, RS. Biomedika, Jafana Property dan para donatur BMH Cabang Mataram.** (bmh-mataram)
Label:
sosial

